arrow_back Semua Artikel

10 Agustus 2026

Cicilan Syariah vs Konvensional, Apa Perbedaannya?

Bagi yang ingin mengambil cicilan sesuai prinsip syariah, penting memahami perbedaan mendasar antara skema syariah dan konvensional, tidak hanya dari segi label tapi juga struktur akad dan biayanya.

Prinsip Dasar Cicilan Konvensional

Cicilan konvensional menggunakan skema bunga (interest), di mana nasabah membayar pokok pinjaman ditambah bunga yang dihitung berdasarkan persentase dari saldo pinjaman, baik dengan skema bunga tetap (flat) maupun menurun (efektif).

Prinsip Dasar Cicilan Syariah

Cicilan syariah menghindari unsur riba (bunga), gharar (ketidakpastian berlebihan), dan maysir (spekulasi). Beberapa akad yang umum dipakai:

  • Murabahah — jual beli dengan margin keuntungan yang disepakati di awal, harga sudah termasuk margin dan tidak berubah selama masa cicilan
  • Ijarah — skema sewa atau sewa-beli, di mana nasabah membayar sewa atas penggunaan aset
  • Musyarakah Mutanaqisah — kepemilikan bersama yang porsi kepemilikan nasabah terus bertambah seiring pembayaran, umum dipakai untuk KPR syariah

Perbedaan Utama

  • Struktur biaya: konvensional menggunakan bunga yang bisa berubah (untuk bunga floating), syariah menggunakan margin/sewa yang biasanya tetap sejak awal
  • Kepastian nominal: cicilan syariah dengan akad murabahah memberikan kepastian nominal cicilan tetap sampai lunas, sementara cicilan konvensional dengan bunga floating bisa berubah mengikuti suku bunga acuan
  • Denda keterlambatan: dalam skema syariah, denda keterlambatan biasanya dialokasikan untuk dana sosial (bukan pendapatan bank), berbeda dengan denda konvensional yang jadi pendapatan lembaga

Mana yang Lebih Murah?

Tidak selalu satu lebih murah dari yang lain secara mutlak — tergantung akad, lembaga penyedia, dan kondisi pasar saat itu. Yang terpenting adalah membandingkan total biaya keseluruhan (bukan hanya persentase per tahun) antara skema syariah dan konvensional untuk produk yang sama.

Pertimbangan Selain Bunga/Margin

Selain aspek biaya, pertimbangkan juga kesesuaian dengan prinsip yang diyakini, transparansi akad, dan reputasi lembaga penyedia sebelum memutuskan.

Dengan mencatat cicilan syariah maupun konvensional di Sakuin, kamu bisa membandingkan total kewajiban dan progres pelunasan keduanya secara objektif dalam satu tampilan yang sama.

Mulai Catat Keuangan dengan Sakuin, Gratis
edit_note

Budi S. baru saja mulai mencatat pengeluaran hariannya

verified Pengguna Sakuin