9 Agustus 2026
Dana Darurat Menjelang Pensiun, Apa yang Berbeda?
Dana darurat bukan hanya urusan orang yang masih aktif bekerja. Menjelang dan selama masa pensiun, kebutuhan dana darurat justru berubah karakternya dan perlu perhatian khusus, karena sumber penghasilan aktif sudah tidak ada lagi.
Kenapa Kebutuhannya Berbeda
Saat masih bekerja, kondisi darurat seperti kehilangan pekerjaan bisa diatasi dengan mencari pekerjaan baru. Setelah pensiun, opsi ini sudah tidak relevan lagi — penghasilan bergantung pada dana pensiun, investasi, atau tabungan yang sudah terkumpul. Kondisi darurat kesehatan pun cenderung lebih sering terjadi di usia lanjut.
Berapa Target Dana Darurat yang Ideal Menjelang Pensiun
Umumnya disarankan lebih besar dibanding usia produktif, yaitu 12 bulan pengeluaran atau lebih, mengingat tidak ada lagi penghasilan aktif sebagai sumber pengisian ulang jika dana darurat terpakai.
Fokus pada Biaya Kesehatan
Di usia pensiun, risiko biaya kesehatan cenderung meningkat. Pastikan dana darurat juga memperhitungkan potensi biaya kesehatan di luar cakupan asuransi, atau biaya tambahan perawatan jangka panjang.
Sesuaikan Instrumen Penyimpanan
Di usia mendekati pensiun, sebaiknya porsi dana darurat lebih banyak dialokasikan ke instrumen yang stabil dan minim risiko, dibanding instrumen yang fluktuatif. Baca opsi penyimpanan yang aman di Dana Darurat Sebaiknya Disimpan di Mana? Ini Pilihannya.
Mulai Menyesuaikan Sejak Jauh Hari
Idealnya, penyesuaian target dana darurat menjelang pensiun sudah mulai direncanakan beberapa tahun sebelum masa pensiun tiba, bukan mendadak di tahun terakhir bekerja. Ini memberi waktu cukup untuk menambah dana darurat sambil masih ada penghasilan aktif.
Dengan Sakuin, kamu bisa memantau perkembangan dana darurat dan kekayaan bersih secara keseluruhan lewat halaman Laporan & Grafik, sehingga persiapan menjelang pensiun bisa dievaluasi secara berkala, bukan hanya di detik-detik terakhir.
Budi S. baru saja mulai mencatat pengeluaran hariannya
verified Pengguna Sakuin