10 Agustus 2026
Cara Menghitung Kemampuan Bayar Cicilan Sebelum Ambil Kredit
Bank dan leasing punya cara sendiri menghitung kemampuan bayar calon debitur, tapi kamu juga perlu melakukan perhitungan mandiri sebelum mengajukan kredit — jangan hanya mengandalkan persetujuan dari pihak pemberi kredit sebagai patokan aman.
Langkah 1: Hitung Penghasilan Bersih Bulanan
Gunakan penghasilan bersih yang konsisten diterima setiap bulan, bukan penghasilan tambahan yang sifatnya tidak pasti.
Langkah 2: Jumlahkan Kewajiban Cicilan yang Sudah Berjalan
Hitung total cicilan yang sudah ada saat ini, termasuk kartu kredit, cicilan kendaraan, atau kredit lain yang masih berjalan.
Langkah 3: Hitung Sisa Kapasitas Cicilan
Kurangi 30-35% dari penghasilan bersih (batas aman total rasio cicilan) dengan cicilan yang sudah berjalan, untuk mengetahui berapa sisa kapasitas untuk cicilan baru.
Contoh: Penghasilan Rp10.000.000, batas aman 30% = Rp3.000.000. Cicilan berjalan Rp1.000.000. Sisa kapasitas untuk cicilan baru = Rp2.000.000.
Langkah 4: Pertimbangkan Pengeluaran Pokok Lain
Selain cicilan, pastikan sisa penghasilan tetap mencukupi kebutuhan pokok, dana darurat, dan tabungan — jangan hanya fokus pada batas maksimal cicilan tanpa mempertimbangkan pos lain.
Langkah 5: Simulasikan dengan Skenario Terburuk
Pertimbangkan apakah cicilan baru masih bisa dibayar kalau terjadi penurunan penghasilan sebesar 20-30%, sebagai uji ketahanan sebelum benar-benar mengambil komitmen jangka panjang.
Jangan Hanya Mengandalkan Persetujuan Bank
Bank kadang menyetujui pengajuan kredit mendekati batas maksimal kemampuan bayar berdasarkan perhitungan mereka sendiri, yang belum tentu memperhitungkan kondisi personal secara menyeluruh seperti rencana finansial lain atau kebutuhan darurat.
Baca Juga
Setelah menghitung kemampuan, pastikan juga paham batas maksimal total cicilan yang aman di Berapa Maksimal Cicilan yang Aman dari Total Penghasilan? dan cara menghitung rasio cicilan secara umum di Cara Menghitung Rasio Cicilan yang Aman dari Gaji Bulanan.
Dengan mencatat riwayat pemasukan dan pengeluaran di Sakuin, kamu punya data akurat soal kondisi finansial riil sebagai dasar menghitung kemampuan bayar, bukan sekadar perkiraan kasar sebelum mengajukan kredit baru.
Budi S. baru saja mulai mencatat pengeluaran hariannya
verified Pengguna Sakuin